Peribahasa: Bersakit-sakit Dahulu, Bersenang-senang Kemudian


Berakit-rakit ke hulu,
Berenang-renang ke tepian;
Bersakit-sakit dahulu,
Bersenang-senang kemudian!

Peribahasa yang diserlahkan tadi ialah bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian. Kekata bersakit-sakit dalam peribahasa itu bukanlah “sakit” tetapi ia mengungkapkan maksud: berpayah-payah, sanggup menanggung penat dan lelah.

Mungkin sedikit derita jika terpaksa, tekun dan langgeng berusaha; bekerja keras dan bersungguh-sungguh berhempas pulas untuk memperolehi kesenagan dan kelapangan, ketika usia sudah lanjut menjelang, tenaga sudah banyak yang hilang, sedang nafsu dan selera masih rangsang!

Pendek kata, dengan cakap yang mudah: peribahasa bersakit-sakit dahulu, bersenang-senang kemudian itu menasihati seseorang supaya rajin bekerja di waktu muda: berbakti dan berjasa sambil mengumpul harta untuk duduk bersenang-lenang dan bersandar istirehat di masa tua!

 

Mutiara Bijaksana
Terbitan Angkatan Sasterawan ’50
2011

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>